Saat saya membaca isi blog seorang yang saya kagumi di salah
satu jejaringan social, yang berisi tentang kecintaan seorang ayah kepada
putrinya.. ini benar-benar membuat hati saya bergetar, ini benar-benar membuat
hati saya nyesek. jamilazzaini.com/surat-untuk-anakku-hana/#.UHjMbbhDU1E.twitter …""
Seorang ayah yang begitu luar biasa cintanya kepada putrinya
nya, seorang ayah yang selalu meluangkan setiap waktunya untuk putrinya dan
seorang ayah yang selalu mensupport putrinya dalam hal apapun, saya benar-benar iri dengan mereka yang
begitu luar biasa mendapatkan cinta ayah mereka, begitu iri dengan mereka yang
mendapatkan cinta tetapi masih saja selalu mengeluh dan merasa kekurangan !
Hey.. kalian yang diluar sana, yang masih menyianyiakan setiap kasih sayang dan cinta ayah kalian.
lihatlah sekeliling kalian, masih banyak yang tak punya ayah, masih banyak yang punya ayah tapi tak bertanggung jawab dengan anak-anaknya. Seharusnya kalian bangga dan bersyukur dengan ayah yang kalian miliki sekarang.
lihatlah sekeliling kalian, masih banyak yang tak punya ayah, masih banyak yang punya ayah tapi tak bertanggung jawab dengan anak-anaknya. Seharusnya kalian bangga dan bersyukur dengan ayah yang kalian miliki sekarang.
Taukah kalian, sekasar apapun ayah kalian, sedingin apapun
ayah kalian dan secuek apapun ayah kalian,itu tetap ayah kalian. Bersyukurlah !
Bayangkan, ketika kalian dirumah, kalian tak bisa melihat
sosok seorang ayah. Tak ada yang di panggil “AYAH”, tak ada yang menggendong
dan menggenggam tangan kalian saat orang lain mengganggu kalian, tak ada yang
membela kalian saat orang lain menghina kalian, tak ada sosok kekar nan rupawan
yang kalian lihat lelah mencari nafkah. itu begitu menyakitkan..!! menyakitkan,
saat setiap orang membanggakan ayah mereka, menyakitkan ketika kita melihat
mereka berjalan bergandengan tangan dengan ayah mereka, menyakitkan ketika ayah
mereka begitu bangga mengajak mereka bermain. Menyakitkan ketika kita tak
memiliki ayah dan melihat itu semua !!
“Dear Allah..”
Ya Allah,terimakasih.. hari ini aku belajar lagi. Belajar untuk
bersyukur atas nikmat dan karunia yang Engkau beri. Tapi ya Allah bolehkan
kalau aku menceritakan apa yang terlintas dalam fikiranku, menceritakan apa
yang aku inginkan? Boleh kan?? Boleh yaaa.. ya allah. Pleaseeee…
ya Allah,.. aku ingin ada yang membelai rambutku ketika aku menangis, aku ingin ada yang membelaku saat semua orang menghinaku, aku ingin ada yang mensupportku ketika semua orang meremehkanku, aku ingin ada yang ku ajak cerita tentang semua mimpi dan harapanku, aku ingin ada yang kuajak bermain ketika semua orang sibuk dengan urusan mereka. Aku ingin ada yang ku panggil “ayah” di rumah.. seperti mereka !
ya Allah,.. aku ingin ada yang membelai rambutku ketika aku menangis, aku ingin ada yang membelaku saat semua orang menghinaku, aku ingin ada yang mensupportku ketika semua orang meremehkanku, aku ingin ada yang ku ajak cerita tentang semua mimpi dan harapanku, aku ingin ada yang kuajak bermain ketika semua orang sibuk dengan urusan mereka. Aku ingin ada yang ku panggil “ayah” di rumah.. seperti mereka !
Aku juga ingin ya Allah..
Tertanda:
hambaMU yang cantik
hambaMU yang cantik
Bersyukurlah dengan ayah yang kalian miliki sekarang,
bersyukurlah dengan apa yang di berikan ayah kalian, bersyukurlah kalian masih
memiliki waktu bersamanya.
Pak JamilAzzaini, terimakasih..cerita anda sungguh sangat
inspiratif. Kisah anda sungguh sangat romantis, cinta anda pada putri anda
benar-benar romantis. Hana, kamu beruntung ! (^.^)b

ah ga juga.
BalasHapustapi 100% benar.
terimakasih sudah meluangkan waktu membacanya :)
BalasHapus